Membiarkan Anak Rajawali Mengepakkan Sayapnya

Catatan: Berikut ini bukan catatan perjalanan, tapi catatan hati seorang Ibu di perjalanannya dari Cologne ke Amsterdam.

Persiapan untuk si Sulung sekolah di Jerman sepertinya sudah beres. Sehari sebelum pulang, saya melakukan re-check dengan si Sulung apalagi yang harus dia lakukan. Mulailah beberapa wejangan keluar. Seperti jangan lupa deadline perpanjangan visa. Hati hati dengan passport. Jangan lupa langsung urus health insurance. Hati-hati dalam bergaul. Selalu dekat dengan Tuhan dan ke gereja setiap minggu. Dan masih banyak lagi.

Continue reading “Membiarkan Anak Rajawali Mengepakkan Sayapnya”

Persiapan Anak Sekolah di Jerman (Saat tiba di Jerman)

Dengan direct flight Garuda Jakarta – Amsterdam kami tiba di Schipol jam 8.15. Proses imigrasi dan pengambilan bagasi berlangsung cepat dan lancar. Setelah itu lanjut naik kereta ke Cologne atau Koln, Germany. Tiket kereta saya beli 3 bulan sebelumnya secara online di www. Bahn.de seharga 19 Euro.

Tiba di Cologne masih cukup siang. Udara dingin bulan Januari langsung terasa di wajah dan telapak tangan yang tidak dilindungi penghangat. Setelah check in di apartemen mini yang dikelola oleh seorang ibu Jerman berbadan besar, kami langsung memutuskan untuk belanja di Supermarket terdekat.

Continue reading “Persiapan Anak Sekolah di Jerman (Saat tiba di Jerman)”

Persiapan Anak Sekolah di Jerman (Sebelum Berangkat)

“Ma…aku ketrima student exchange ke Jerman. Berangkatnya awal Januari,” demikian laporan si Sulung santai tanpa beban, seperti mau pergi ke Bogor. Saya melongo membayangkan persiapan yang kurang dari 4 bulan. Langsung browsing secepat kilat ke blog anak-anak Indonesia yang sekolah di Jerman membantu persiapan si Sulung. Sementara si sulung sibuk mengejar dosen untuk mencocokan mata kuliah yang bisa diambil di Jerman, lalu lanjut sibuk dengan UTS.

Untunglah info mengenai persiapan studi di Jerman cukup beragam dan ada yang sangat detail penjelasannya. Tapi saya tidak menemukan info studi di Jerman untuk exchange selama 1 semester seperti kasus si Sulung. Sehingga persiapan yang kami lakukan hampir sama dengan yang mau sekolah 4 tahun.

Continue reading “Persiapan Anak Sekolah di Jerman (Sebelum Berangkat)”