(Bukan) Tips Belanja di Paris

Hari kedelapan tour Eropa, kami disodori 2 rute saja. Pertama ke Shopping Galeries Lafayette dan kedua ke Disneyland Paris. Rute yang aneh. Mana bisa ke Disneyland hanya setengah hari? Kami sekeluarga (benar … hanya keluarga kami) ijin ke tour leader untuk diturunin aja di salah satu train station supaya kami bisa jalan sendiri ke Disneyland sementara yang lain belanja. Ternyata tidak dibolehkan. Group ini harus kompak ke satu tujuan, whether we like it or not ! Peringatan juga buat calon peserta grup travel yang tujuan utumannya ke Disneyland atau amusement park lainnya. Tanyakan ke travel agent, apakah kunjungan ke tempat ini seharian atau hanya setengah hari untuk sekedar ada di list itinerary.

Galeries Lafayette merupakan shopping mall mentereng 10 lantai. Semua brand mentereng Paris ada di mall ini. Mudah sekali gelap mata di sini lalu memborong banyak barang, kalau … memang ada duitnya. Sebenarnya si Sulung doyan belanja, tapi dompet orangtuanya tidak mendukung hal ini. Continue reading “(Bukan) Tips Belanja di Paris”

Paris, benarkah romantis ?

Bila anda ikut group tour ke Eropa selama sekian hari, bisa dipastikan 40% isinya adalah perjalanan. Baik itu perjalanan pergi dan pulang naik pesawat maupun perjalanan naik bis dari satu kota ke kota lain. Seperti itinerary kami di hari keenam. Isinya hanya: Perjalanan dari Lucerne menuju Paris di negera Perancis. Saya pun lupa apa yang saya lihat dan lakukan selama perjalanan ini. Nampaknya perjalanan sejauh 600 km ini tidak terlalu berkesan.

Yang saya ingat menjelang masuk Paris di sore hari, jalannya macet sekali. Rasanya lebih dari sejam kami antri memasuki kota Paris. Baru kali ini kami ketemu macet selama di Eropa. Bayangan Paris yang romantis agak buyar gara-gara kemacetan ini. Continue reading “Paris, benarkah romantis ?”