Munich (1)

City Tour Bus

Hari keempat di Jerman kami memutuskan untuk ikut tour lokal dengan bus Hop On Hop Off. Dengan tour ini, bisa dipastikan seluruh tourist spot di Munich bisa dilihat atau minimal dilewati. Alternatif keliling kota dengan bus HOHO ini sangat membantu, bila kita sudah capek melototin peta transportasi publik untuk jalan-jalan. Kita bisa menentukan , apakah di satu spot kita turun dari bis untuk mengeksplor lebih lanjut, atau sekedar lihat saja dari atas bis.  Tidak hanya melihat, kita pun dapat mengetahui sejarah kota dengan bantuan live tour guide (orang yang berbicara) atau recorded tour guide (rekaman yang didengarkan melalui headset yang disediakan). Tentunya dalam bahasa Inggris ya.

Sepanjang penglihatan saya di Munich, ada 3 warna city tour model HOHO di kota ini. Yang warna merah dan kuning, berasal dari satu perusahaan yaitu City Sightseeing. Satu lagi dominan warna biru atau campuran merah-biru milik Gray Line. Apa pun warna bisnya, semua bis jenisnya double decker. Bagian bawahnya umumnya ber-AC, dan bagian atasnya terbuka.

Mun_HOHOBis warna merah dan kuning memberikan harga sedikit lebih murah tapi tidak menyebutkan mereka menyediakan shuttle ke Alianz Arena. Kami pilih yang warna biru, milik Gray Line, karena Suami meng-agendakan Alianz Arena sebagai must visit place. Pesan tiketnya bisa on the spot pada hari H, atau pesan online. Kalau pesan online, lumayan bisa hemat 2 Euro per orang. Saya pesan online satu minggu sebelum keberangkatan. Pesannya langsung di web resmi bis tersebut, tidak di web travel agent.

Grayline menyediakan 2 jenis tour, yaitu Expres Circle dan Grand Circle. Kami memilih yang Grand, agar bisa mengikuti seluruh tour secara menyeluruh. Titik awal tour adalah di depan Department Store Kardstadt, dekat stasiun Munich. Rute tour adalah sbb:

  • Schloss Nymphenburg, adalah istana musim panas bergaya barok milik bangsawan penguasa wilayah Bavaria.
  • Olympic Park yang terdiri dari Oympic Stadium, Olympic Tower, Sea Life Aquarium. Di titik ini tersedia shuttle bus menuju Allianz Arena FC Bayern Munchen Football Stadium
  • BMW World & Museum
  • Schwabing atau English Garden, taman untuk umum yang sangat luas. Terdapat juga Open Air Café.
  • Pinakotheken, suatu kompleks museum
  • Odeonsplatz, salah satu alun-alun yang dikelilingi banyak bangunan kuno bersejarah yang dibangun awal abad 19.
  • Max-Joseph-Platz, lagi-lagi alun-alun besar, dengan icon Opera House rumah tinggal dengan ruangan harta karun.
  • Marienplatz, Alun-alun yang kami kunjungi kemarin, dimana terdapat City Hall, Cathedral, Church St Peter, dan Viktualien Food Market.
  • Karlsplatz / Stachus area pedestrian dengan banyak toko.

Kalau melihat rute tempat-tempat ini, bisa dibayangkan bagaimana kota sebesar Munich masih mempertahankan kekunoannya, tapi disisi lain menbanggakan kekiniannya.

Sejarah kota Munich dengan kejayaannya di zaman kerajaan bisa dilihat di sini. Sedangkan Munich yang kekinian bisa dilihat disini

 

Advertisements

Author: javanicblue

https://javanicblue.wordpress.com/about/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s